Jenis Jenis Masalah Pola Eliminasi Berkemih
Masalah Pada Pola Berkemih
1. Perubahan eliminasi urine
Meskipun produksi urine normal,ada sejumlah faktor atau kondisi yang dapat memengaruhi eliminasi urine. Beberapa perubahan yang terjadi pada pola eliminasi urine akibat kondisi tersebut antara lain inkontinensia, retensi, enuresis, frekuensi, urgensi, dan disuria.- Inkontinensia urine. Inkontinensia urine adalah kondisi ketika dorongan berkemih tidak mampu dikontrol oleh sfingter eksternal. Sifatmya bisa menyeluruh (inkontinensia parsial).
Ada dua jenis inkontinensia, yakni inkontinensia stres dan inkontinensia urgensi.
- Inkontinensia stres. Inkontinensia stres terjadi saat tekanan intraabdomen meningkat dan menyebabkan kompresi kandung kemih. Kondisi ini biasanya terjadi ketika seseorang batuk atau tertawa. Penyebabnya antara lain peningkatan tekanan intraabdomen, perubahan degeneratif terkait usia, dan lain – lain.
- Inkontinensia urgensi. Inkontinensia urgensi terjadi saat klien mengalami pengeluaran urine involunter karena desakan yang kuat dan tiba – tiba untuk berkemih. Penyebabnya antara lain infeksi saluran kemih bagian bawah, spasme kandung kemih, overdistensi, penurunan kapasitas kandung kemih, peningkatan konsumsi kafein atau alkohol, serta peningkatkan konsentrasi urine (Taylor,1989).
2. Perubahan produksi urine
Selain perubahan eliminasi urine, masalah lain yang kerap dijumpai pada pola berkemih adalah perubahan produksi urine. Perubahan tersebut meliputi poliuria, oliguria, dan anuria.- Poliuria. Poliuria adalah produksi urine yang melebihi batas normal tanpa disertai peningkatan asupan cairan. Kondisi ini dapat terjadi pada penderita diabetes, ketidakseimbangan hormonal (misal : ADH), dan nefritis kronik. Poliuria dapat menyebabkan kehilangan cairan yang berlebihan yang mengarah pada dehidrasi.
- Oliguria dan anuria. Oliguria adalah produksi urine yang rendah, yakni 100 – 500 ml/24 jam. Kondisi ini bisa disebabkan oleh asupan cairan yang sedikit atau pengeluaran cairan yang abnormal, dan terkadang ini mengindikasikan gangguan pada aliran darah menuju ginjal. Sedangkan anuria adalah produksi urine kurang dari 100 ml/24 jam.
Sumber : Jurnalis Keperawatan Indonesia
Daftar Referensi :
Daftar Referensi :
- Brunner & Suddarth. 2002. Keperawatan Medikal Bedah Vol 3. enerbit Kedokteran EGC: Jakarta.
- Johnson M., Meridean, M., Moorhead, 2000. NANDA, NIC, NOC. PENERBIT: MOSBYac
- Potter, P.A, Perry, A.G.2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, Dan Praktik.Edisi 4.Volume 1.Alih Bahasa : Yasmin Asih, dkk. Jakarta : EGC.
- Sjamsuhidajat. 2004. Buku Ajar Medikal Bedah. Penerbit Kedokteran EGC: Jakarta.
- Supratman. 2000. askep Klien Dengan Sistem Perkemihan
Baca Juga :
Demikianlah artikel dari kami ini yang singkat berjudul yaitu Jenis Jenis Masalah Pola Eliminasi Berkemih. Semoga apa yang telah kami sajikan dan berikan untuk teman-teman diatas dapat bermanfaat dan berguna bagi teman-teman semuanya. Terimakasih atas kunjunannya.
EmoticonEmoticon